PERANAN TEKNOLOGI DALAM PENANGGULANGAN BENCANA ALAM

0

Bencana alam akhir-akhir ini sering melanda Indonesia, salah satunya yang terjadi di dusun Tangkling, desa Banaran, kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo Pada hari sabtu 1/4/2017 lalu bencana tanah longsor yang menimbulkan korban jiwa sebanyak 28 orang 4 diantaranya telah ditemukan dan 24 jiwa dinyatakn hilang. Selain korban jiwa juga ratusan hewan ternak dan harta benda tertimbun tanah pada kejadian tersebut. Sebanyak 161.655 personel SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Tagana, PMI, SKPD, NGO, relawan dan masyarakat dikerahkan dalam  melakukan pencarian para  korban yang tertimbun longsor tersebut (Pusat Data Informasi dan Humas BNPB”).

Sulitnya melakukan pencarian korban di lokasi dengan luas mencapai 4 hektar dengan ketinggian timbunan tanah 20 Meter dengan volume tanah mencapai 80.000 kubik. (menurut data yang disampaikan  Deputi II Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)), dibutuhkan waktu yang  lama dalam upaya pencarian kurban, Meskipun saat ini telah dikerahkan sebanyak 8 buah alat berat namun belum dapat mencapai hasil yang maksimal, Bahkan pada hari ke 8 pencarian kurban terjadi longsor susulan berupa material tanah longsor mengalir dari sektor atas mengalir turun yang menimbulkan kepanikan tim SAR dan para relawan yang berlarian dan berteriak-teriak memberi informasi kepada rekan untuk menyelamtakan diri.

Dari peristiwa yang terjadi tentunya kita dapat menyimpulkan bahwa peranan teknologi sangat penting dalam menangani bencana tersebut. Teknologi merupakan sarana untuk membantu dan mempermudah dalam keberlangsungan pencarian kurban bencana alam maupun penangulangan bencana lainya. Teknologi  yang sangat membantu dalam menangani  bencana alam diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Teknologi telekomunikasi

Teknologi komunikasi sangat dibutuhkan dalam hal ini sebagai bentuk komunikasi secara global, semisal sebagai komunikasi kordinasi tim, sebagai komunikas informasi perkembangan hasil, bahkan sebagai komunikasi adanya kejadian baru saat dilakukan proses evakuasi kurban, Agar informasi yang disampaikan bisa cepat diterima dan valid.  Dari pantauan penulis saat ini media komunikasi radio HT dan telpon genggam  menjadi alat komunikasi utama pada penanggulangan bencana seperti yang digunakan pada penanggulangan bencana di desa Banaran kecamatan Pulung kabupaten Ponorogo. Tentunya teknolgi media komunikasi lain juga sangat dibutuhkan semisal media komunikasi radio komunitas khusus penanggulangan bencana,  karena media ini dapat memberikan informasi yang cepat dan masyarakat dapat mengakses informasi dengan mudah dan tidak terkendala oleh peralatan yang khusus seperti pada penggunakan HT (handy talky).  Masyarakat atau para relawan dapat mendengarkan setiap informasi yang terjadi cukup dengan mendengarkan radio.

  • Teknologi berbasis komputer dan internet

Komputer dan internet  sangat dibutuhkan dalam menanggulangi bencana salah satunya sebagai penyimpan dan mengolah data meliputi data-data yang terekam pada  kejadian sebelum dan sesudah bencana berlangsung yang berfungsi sebagi evaluasi dan langkah yang perlu diambil dalam penaggulangi bencana, Seperti sebuah sistem informasi yang mengelola kebutuhan  bantuan untuk para kurban bencana, sistem imformasi pemetaan lokasi kejadian maupun sistem informasi terkait data jumlah kurban dll.

  • Teknologi robot

Pada era moderen robot mulai dikembangkan untuk mempermudah pekerjaan manusia sebagai pengganti manusia pada suatu pekerjaan yang berbahaya semisal pada industri yang mengandung bahan kimia yang membahayakan manusia atau di tempat-tempat lain yang tidak mungkin dikerjakan oleh manusia. Robot merupakan peralatan mekanik yang dapat melakukan tugas fisik, baik digunakan sebagai pengawasan dan kontrol manusia, yang sudah diprogram sesuai dengan kebutuhan. Peranan robot sangat memungkinkan digunakan dalam penanggulangan bencana alam misal sebagai pengawasan adanya gejala tanah longsor contohnya untuk pendeteksi pergerakan tanah pada tanah rawan longsor, dimana data yang diperoleh oleh robot akan diinformasikan ke masyarakat melalui media telekomunikasi sehingga adanya kurban dalam sebuah bencana dapat di minimalis meskipun semua itu juga tak lepas dari kehandak dari Allah swt.

Uraian diatas merupakan gambaran tentang peranan teknologi dalam menanggulangi bencana alam yang saat ini melanda daerah Ponorogo maupun daerah lain di indonesia yang tidak tahu kapan dan jenis bencana apa yang akan menimpa suatu lokasi. Tentunya peranan teknologi diharapakan dapat membantu mausia dalam mempermudah suatu pekerjaan maupun pengaman manusia dari bahaya bahaya bencana alam

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.