Menanam Jagung di Ponorogo (Grow corn in Ponorogo)

Tanaman jagung merupakan salah satu komuditas unggulan produksi pertanian di Kabupaten Ponorogo. tanaman Jagung di Ponorogo biasanya akan di tanam setelah masa tanam padi selesai. Lahan yang di perlukan dalam tanam jagung yakni ladang dan tanah sawah kering. Berikut ini adalah  salah satu metode Tanam Jagung yang sering di terapakan di kabupaten Ponorogo.

Bertanam jagung di kabupaten Ponorogo biasanya di mulai pada awal musim penghujan untuk area ladang dan pada bulan Juni -Juli pada lahan persawahan. Pada bulan Juni maupun July kabupaten Ponorogo secara iklim sudah memasuki musim kemarau, sehingga lahan akan menjadi kering sehingga petani menggunakan lahan sawah mereka yang sebelumnya digunkan untuk menanam padi dialih fungsikan sebagai lahan untuk menanam jagung.

Gambar   Lahan Bekas tanaman padi

Proses menanam Jagung di awali dengan menyiapkan lahan. Lahan yang sebelumya di tanami padi di bersihkan dulu dari limbah padi, dan jika terdapat rumput maka petani akan membasmi rumput tersebut dengan cara di semprot dengan racun.

Gambar Proses Membasmi rumput

Setelah lahan bersih maka perlu persiapan lahan untuk Menanam jagung yakni petani akan membuat jalur irigasi mini yang nanti di gunakan untuk menancapkan benih jagung (orang Ponorogo  menyebutnya dengan Plantir) dalam plantir ini di perlukan pengairan agar tanah mudah di cangkul.

 Gambar Proses Plantir

Gambar hasil plantir

Plantir apabila sudah selesai atau persiapan mini irigasi siap maka lahan langsung di tanami atau istilahnya gejik( poses penanaman biji jagung). Biji jagung akan di masukan pada lubang yang telah di buat dengan cara di gejik setiap lubang akan di beri 2 biji benih jagung kemudian di tutup kembali dengan tanah ataupun pupuk kompos.

Gambar gejik atau proses penanaman biji jagung.

Setelah selesai proses penanaman jagung petani membiarkan lahan mereka selang 5 hari maka tanaman jagung akan mulai tumbuh para petani akan mulai merawat tanaman saat tanamn jagung berusia 10 hari yakni dengan cara pemupukan dan pengariran dengan sistem pupuk ( Mutiara) dicampur dengan air pada sebuah tengki yang biasa di gunakan untuk penyemprotan hama kemudian di kocor pada tanaman jagung (kocor atau disirami satu persatu pada tumbuhan jagung. adapun komposisi pupuk yang di campur air adalah 1 gelas botol air minum gelasan pupuk di campur dalam satu tengki air.

Gambar tanaman jagung usia 7 hari setelah Tanam

Gambar orang ngocor pupuk pada tanaman jagung menggunakan tengki

Tunggu postingan selanjutnya

You might also like More from author

Comments are closed.